Pemkab Bone Bolango latih pemandu wisata alam selam

Oleh Administrator Dibaca 92 Kali 25 Jul 2019, 19:33:23Umum

Pemkab Bone Bolango latih pemandu wisata alam selam

Keterangan Gambar : Sekda Bone Bolango Ishak Ntoma memberikan sambutan pada pelatihan pemandu wisata alam selam di aula obyek wisata Lombongo. (foto Humas)


Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparek) pelatihan bagi calon pemandu wisata alam selam di aula obyek wisata Lombongo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Ishak Ntoma di Gorontalo, Rabu, mengatakan, pihaknya terus melakukan inovasi untuk menjadikan daerah itu sebagai salah satu tujuan wisata di Provinsi Gorontalo.

"Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) sebagai pemandu wisatanya. Disparek Bone Bolango melatih sebanyak 40 orang untuk menjadi pemandu wisata alam selam di daerah ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan pemandu wisata alam selam itu merupakan yang pertama kalinya digelar dengan pesertanya sebagian besar adalah warga Bone Pesisir, karena di wilayah itu terdapat banyak tempat wisata bawah laut yang sangat indah, salah satunya obyek wisata taman laut Olele.

Sekda menuturkan, Bone Bolango memiliki 70 km pesisir pantai, yang di dalamnya begitu banyak keindahan alam ciptaan Tuhan yang wajib dijaga.

"Salah satu upaya pemerintah daerah adalah menciptakan kader-kader pencinta alam bawah laut melalui pelatihan pemandu wisata alam selam. Lewat pelatihan ini, tentu semua peserta akan dilatih untuk teknik-teknik menyelam," kata dia, lagi.

Namun menurutnya, untuk memperkaya dan memperkuat konsistensi sebagai pemandu wisata alam selam itu, perlu juga pengetahuan secara umum tentang kepemanduan itu sendiri.

"Jadi jangan hanya teknik menyelam yang kita pelajari, tapi keseluruhan konteks sebagai pemandu wisata perlu juga dipelajari untuk membekali dan menambah kompetensi kita sebagai pemandu wisata alam selam," tegasnya.

Bahkan jika sudah mendapatkan sertifikat sebagai pemandu wisata alam selama pun kata Ishak, perlu menambah ilmu dan pengetahuan lain tentang status sebagai pemandu wisata secara keseluruhan.

"Jadi jangan hanya teknik menyelam yang kita pelajari, harus ditambah dengan pengetahuan tentang kepemanduan itu sendiri, baik itu SOP-nya maupun teknik memandu, termasuk juga harus menguasai bahasa Inggris. Karena turis mancanegara itu memerlukan pemandu yang pintar berbahasa Inggris," tutur Sekda.

Pewarta : Adiwinata Solihin
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2019



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Website ini sangat bermanfaat bagi anda?
  Sangat Setuju
  Setuju
  Kurang Setuju
  Tidak Setuju
  Tidak Tahu

Komentar Terakhir