NPHD Pilkada Bonebol Tahun 2020 Rp32,8 Miliar

Oleh Administrator Dibaca 90 Kali 09 Okt 2019, 11:40:12Berita

NPHD Pilkada Bonebol Tahun 2020 Rp32,8 Miliar

Keterangan Gambar :


Bonebol, InfoPublik – Pemkab Bone Bolango, Gorontalo bersama KPU dan Bawaslu, akhirnya menyepakati bersama anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 di Kabupaten Bone Bolango yang dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Hal ini ditindak-lanjuti langsung dengan penandatanganan NPHD antara Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Ketua KPU Bone Bolango Adnan A. Berahim, dan Ketua Bawaslu Bone Bolango Moh. Fahri Kaluku, di Obyek Wisata Pemandian Air Panas Lombongo, Minggu (6/10/2019).

Penandatanganan NPHD tersebut, disaksikan langsung Wabup Kilat Wartabone, Dandim 1304 Gorontalo Letkol Inf Allan Surya Lesmana, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Jaharudin J Umar, dan Komisioner KPU Provinsi Gorontalo Sofyan Rahmola.

NPDH yang disepakati itu totalnya sebesar Rp32.857.322.000, terdiri dari anggaran KPU Rp22,050.000.000 dengan pembiayaannya dibagi dalam dua penganggaran. Untuk tahun 2019 yang diakomodir lewat APBDP sejumlah Rp550.000.000, dan pada APBD tahun 2020 sebesar Rp21.500.000.000.

Sementara untuk Bawaslu total sebesar Rp10.807.322.000 dengan pembiayaannya dibagi dua mata anggaran yakni di tahun 2019 pada APBDP Rp250.000.000 dan di tahun 2020 sebesar Rp10.557.322.000.

Bupati Bone Bolango Hamim Pou mengaku bersyukur, akhirnya NPHD Pilkada tahun 2020 telah mendapatkan titik temu antara KPU, Bawaslu, dan juga pemerintah daerah. Hal ini tidak untuk menghambat, karena ini mandatori sebuah tugas yang wajib oleh pemerintah daerah.

“Tidak ada niat apapun untuk menunda-nunda dan menghambat atau mengatakan tidak ada biaya untuk penyelenggaraan Pilkada. Ini kewajiban konstitusi, yang ada adalah tentang kesepakatan angka itu yang agak alot,” tutur Hamim.

Menurut Hamim, mungkin ada yang beranggapan bahwa kelihatannya uang di Bone Bolango ini banyak. Namun di saat yang sama tuntutan dan kewajiban-kewajiban daerah juga banyak sekali. 

“Alhamdulillah sudah ada titik temunya. Saya kira KPU juga sayang Bone Bolango demikian juga dengan Bawaslu. Kita sama-sama mencintai negeri ini, karena itu kita ingin Pilkada ini berjalan penuh dengan kegembiraan,” ujarnya.

Hamim pun berkeyakinan dengan disepakati dan ditandatanganinya NPHD ini, Pilkada Bone Bolango tahun 2020 akan berjalan aman, damai dan lancar.

Penyelenggara maupun pengawasnya juga berintegritas, memiliki komitmen, mendukung, memberi jalan, memberi tahu kepada para kontestan apa yang boleh dan apa tidak boleh dilakukan.

"Kita akan bersinergi sama-sama. Pemerintah daerah juga akan membantu menyosialisasikan seluruh tahapan-tahapan Pilkada ini. Memang pelaksana utamanya adalah KPU, tapi intinya pemerintah daerah adalah penanggung jawab penyelenggaraan Pilkada ini," ujarnya.

Bupati adalah benar penanggung jawab tertinggi untuk anggaran. Karena itu juga kita ingin KPU dan Bawaslu bisa menggunakan anggaran ini dengan sebaik-baiknya, seefektif dan seefisien mungkin sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah diatur dalam ketentuan mengenai Undang-Undang Pilkada.

“Mari kita sambut Pilkada Bone Bolango ini dengan penuh raya syukur dan penuh rasa kegembiraan,” kata Hamim Pou.

Ketua KPU Adnan Berahim mengaku bersyukur karena NPHD sudah mencapai kesepakatan nilai anggaran hibah untuk Pilkada 2020. Ini merupakan langkah awal bagi KPU dalam melaksanakan tahapan Pilkada 2020.

“Untuk anggaran Pilkada ini akhirnya menandakan bahwa satu tahapan telah dilewati. Ini menjadi langkah awal tinggal lanjut melaksanakan tahapan berikutnya,”ujar dia.

Adnan Berahim pun berharap dan memohon doa agar pelaksanaan Pilkada 2020 nanti berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan sukses.

Karena kesuksesan akan berjalan tergantung kita semua untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin daerah ini periode berikutnya.

“Alhamdulillah satu tahapan sudah dilewati dan untuk selanjutnya kami KPU siap bekerja dan siap menggunakan anggaran yang telah dihibahkan oleh pemerintah daerah secara efisien, sehemat mungkin, dan tepat sasaran sesuai dengan tahapan yang ada dalam peraturan KPU,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Bawaslu Bone Bolango Moh. Fahri Kaluku. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan anggaran hibah kepada Bawaslu terkait dengan penyelenggaraan Pilkada tahun 2020.

“Anggaran hibah yang diberikan ini, nantinya akan kami laporkan ke Bawaslu RI melalui Bawaslu Provinsi Gorontalo. Insya Allah akan kami gunakan sebaik mungkin dan efisien mungkin sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Jaharudin J Umar yang sempat hadir dipenandatangan itu mengatakan, penandatanganan NPHD sebagai awal bersama untuk membahas Pilkada kedepan.

Apalagi terkait pelaksanaan Pilkada pada tahun 2020 ini ada sekitar 270 daerah, terdiri 9 Provinsi dan 37 Kota dan 224 Kabupaten, termasuk di dalamnya tiga kabupaten di Provinsi Gorontalo, yakni Pohuwato, Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango.

“Dengan ditandatanganinya NPHD untuk Kabupaten Bone Bolango ini, menandakan kita telah siap melaksanakan penyelenggaraan Pilkada tahun 2020,” kata Jaharudin.

Ia pun menitipkan semua pihak bisa saling bersama menyongsong pelaksanaan Pilkada 2020.

Tentunya untuk bisa terwujud itu butuh dukungan agar penyelenggaraan Pilkada sesuai harapan, lancar dan tertib. ”Daerah Gorontalo dikenal sebagai daerah paling aman tentu predikat itu harus dipertahankan,” tuturnya. (MC Bone Bolango/Kadir/toeb)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Website ini sangat bermanfaat bagi anda?
  Sangat Setuju
  Setuju
  Kurang Setuju
  Tidak Setuju
  Tidak Tahu

Komentar Terakhir